Blog Archive

Showing posts with label Crime. Show all posts
Showing posts with label Crime. Show all posts

Inside Man

Image Hosted by ImageShack.us

Indonesian Version
Inside Man - Bank yang tenang akhirnya menjadi ajang perampokan sekelompok penjahat. Namun bukan sembarang perampokan, pekerjaan itu dikoordinir dengan rapi dan teliti, termasuk dengan aksi penyanderaan yang dilakukan perampok itu. Tuntutan mereka hanya dua, bus dan pesawat udara.

Dua orang detektif menyadari ada yang aneh dari permintaan itu, terlebih saat perampok memberikan tambahan waktu untuk menyediakan bus dan pesawat yang mereka minta.

Setelah tengah malam, tim penyerbu akhirnya masuk paksa ke dalam bank, namun mereka tak menemukan pelakunya, selain sandera yang semuanya selamat. Uang di dalam bank tidak tersentuh sama sekali, lalu apa motif perampokan itu?

Ada yang tidak tercatat dalam bank itu, salah satu kotak deposit tidak pernah tercatat sejak bank itu dibangun. Dan dalam kotak itulah ternyata yang diincar perampok itu. Namun bagaimana mereka melarikan diri? Sebuah perampokan bank yang sempurna.

Engliash Version
Inside Man - The movie begins with four people dressed in painters' clothes entering a bank in Manhattan. Once in position, the bank robbers take about 50 customers hostage and head for the vault. NYPD hostage negotiator Detective Keith Frazier (Denzel Washington) arrives on the scene and makes contact with the masked man in charge of the heist, Dalton Russell (Clive Owen). Detective Frazier wants to get all the hostages safely released as quickly as possible, in a peaceful manner. However, Russell has other plans; he begins playing a cat-&-mouse game to delay the police, and he outwits and confuses the police at every turn. Madeliene White (Jodie Foster), with the help of the mayor, bargains with Detective Frazier to let her talk to the bank robbers in an attempt to resolve the situation. Madeliene wants to make a deal with the robbers; if they give up and let her get something out of her client's safe deposit box, they will get a short jail term and $2 million when they get out.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Inside Man
Genre : Crime, Drama, Thriller
Quality : DVDRip
Released : 26 Maret 2006 (USA)
Runtime : 129 menit
Starring : Denzel Washington, Clive Owen and Jodie Foster
Additional Info : IMDB
Language : English
Subtitle : Indonesia
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Cara mendownload file di blog ini

Download Link:

Subtitle Indonesia:

IDWS | 700 MB | AVI

Animal Kingdom

Image Hosted by ImageShack.us

Indonesian Version
Animal Kingdom - Dalam adegan pembukaan Animal Kingdom, Joshua Cody (James Frecheville), sedang duduk di sofa dan menonton sebuah acara televisi berdua bersama ibunya… hingga akhirnya ia menyadari bahwa ibunya telah meninggal dunia akibat heroin yang ia konsumsi. Saat pihak paramedis datang, Joshua menjawab setiap pertanyaan yang ditanyakan kepadanya mengenai kematian sang ibu, walau matanya masih terfokus pada acara televisi yang sedang ia saksikan. Kehidupan Joshua dan ibunya memang tidak pernah berjalan menyenangkan. Namun, kehidupan bersama ibunya tersebut masih tergolong jauh lebih baik dengan kehidupan yang akan ia hadapi setelah kematian sang ibu.

Animal Kingdom sendiri merupakan film yang menjadi debut penyutradaraan penulis sekaligus sutradara Australia, David Michôd, yang kisahnya diinspirasi oleh kisah nyata mengenai perseteruan sebuah keluarga kriminal dengan pihak kepolisian yang terjadi di Australia pada tahun 1980-an. Sebagai seorang sutradara debutan, Michôd dengan meyakinkan mampu menunjukkan bahwa ia memiliki insting yang cukup baik dalam menjaga intensitas jalan cerita film yang sedang ia arahkan. Walau memiliki alur cerita yang berjalan dalam tempo menengah, dan terkadang cukup lamban, Michôd berhasil menuturkan Animal Kingdom menjadi sebuah jalan cerita yang mampu begitu memikat setiap penontonnya.

Perjalanan kehidupan Joshua sendiri berjalan menegangkan setelah ia menghubungi neneknya, Janine Cody (Jacki Weaver), yang sebenarnya telah lama dijauhkan sang ibu dari diri Joshua mengingat keluarga mereka yang terdiri dari para kriminal. Setelah dijemput Janine, Joshua pun berkenalan dengan ketiga anak Janine, yang ia panggil sebagai paman: seorang buronan polisi, Andrew ‘Pope’ Cody (Ben Mendelsohn), seorang pengedar obat-obatan terlarang, Craig Cody (Sullivan Stapleton), dan seorang lainnya yang masih mencoba mengikuti jejak kedua kakaknya, Darren Cody (Luke Ford). Di bawah kepemimpinan Janine, keluarga Cody menjadi kumpulan penjahat yang cukup disegani di wilayah tersebut.

Catatan kelam keluarga Cody dengan pihak kepolisian bergerak semakin dalam ke arah kegelapan setelah rekan kerja Pope, Barry ‘Baz’ Brown (Joel Edgerton), tewas setelah ditembak oleh dua orang oknum polisi. Merasa hal tersebut merupakan sebuah ancaman, Pope lalu mengajak kedua adiknya untuk melakukan balas dendam kepada polisi dengan kembali membunuh dua orang anggotanya. Peristiwa ini memicu sebuah investigasi yang dipimpin seorang detektif, Nathan Lackie (Guy Pearce), yang kemudian memanfaatkan keluguan Joshua sebagai alat untuk menjerat ketiga pamannya.

Bagian yang menjadi elemen keberhasilan terbesar dari Animal Kingdom adalah film ini didukung oleh deretan pemeran yang begitu mampu untuk menghidupkan aura setiap peran yang merekamainkan. Walaupun tampil hanya pada 20 menit pertama film ini berjalan, Joel Edgerton berhasil memanfaatkan setiap momen yang diberikan kepada perannya. Aktor muda, James Frecheville, yang perannya menjadi sudut pandang utama dalam penceritaan ini, menghabiskan seluruh bagian perannya dengan tampil datar dan dengan mata yang kosong sebagai kompensasi dari gejolak jiwa perannya akan situasi lingkungan baru yang sedang dihadapi. Karakter tersebut kemudian berubah total menjadi seorang yang penuh rasa sakit hati dan dendam pada bagian terakhir film ini, yang mampu diterjemahkan Frecheville dengan sangat baik melalui tatapan matanya.

Namun, tak ada yang tampil lebih mengesenakan di sepanjang jalan cerita Animal Kingdom selain aktor Brad Mendelsohn dan aktris Jackie Weaver. Sebagai Pope, yang disegani setiap anggota keluarganya karena sifatnya yang beringas, Mendelsohn tampil dengan jiwa dan ekspresi yang begitu menakutkan. Anda akan sangat membenci karakter ini dengan seluruh hati Anda dan berharap bahwa seseorang akan segera membunuhnya di film ini. Sementara itu, walaupun karakternya terlihat sangat keibuan, tak ada yang dapat meragukan bahwa Janine Cody adalah seorang wanita yang dapat melakukan apa saja yang ia mau. Ini terjadi karena permainan ekspresi Jacki Weaver yang begitu mendalam terhadap karakternya. Janine terlihat sebagai wanita yang bersahabat, namun jelas bukan seorang yang akan Anda cari masalah dengannya. Penampilan Mendelsohn dan Weaver begitu dalam dan akan terus menempel di ingatan setiap penonton film ini.

Animal Kingdom menghadirkan kisahnya dengan ritme cerita yang menengah, terkadang melamban, dengan beberapa bagian terasa datar dan kurang mampu dieksplorasi dengan baik. Sebagai film yang membawakan tema kriminalitas, beberapa adegan film ini tentu akan memuat deretan adegan kontak senjata, yang walaupun berhasil dihadirkan dengan cukup intense, namun tidak pernah sampai pada kualitas yang cukup memuaskan. Secara perlahan, Animal Kingdom juga berusaha untuk menyusun momentum demi momentum sebelum akhirnya menghadirkan sebuah kisah yang berakhir di meja pengadilan, yang sayangnya, disajikan cukup mengecewakan ketika Michôd memilih untuk tidak menghadirkan adegan tersebut. Namun, sebuah ‘ledakan emosi’ yang terjadi di akhir cerita cukup berhasil menjadi sebuah ending yang cukup memikat.

Animal Kingdom berhasil menyusun tiap dramatisasi yang ada di dalam jalan ceritanya dengan cukup berhasil: cukup berhasil dalam menghadirkan dan mengenalkan sebuah keluarga kriminal serta berhasil menjalin tiap peristiwa dan tragedi yang terjadi di dalamnya. Sayang memang, sutradara David Michôd kurang begitu menggali beberapa bagian cerita film ini dengan baik, yang membuat bagian-bagian tersebut terasa datar dan kurang menarik. Namun, dengan dukungan jajaran pemeran yang sangat luar biasa, khususnya dari Ben Mendelsohn dan Jackie Weaver, Animal Kingdom tampil cukup memikat sebagai sebuah film drama kriminal modern.

English Version
Animal Kingdom - Despite being no saint herself, Julia Cody has shielded her seventeen year old son, Joshua "J" Cody, from her Melbourne-based criminal relatives who they have not seen in years. After Julia dies in front of J's eyes from a self-inflicted heroin overdose, J, who is slightly detached from life, feels he has no choice but to contact his maternal grandmother, Janine "Smurf" Cody, the family matriarch, for a place to live. Smurf rules the family with a borderline incestuous love over her three sons, the quietly menacing Andrew "Pope" Cody, the hyperactive Craig Cody, and the barely of age Darren Cody. Pope and his best friend, Barry "Baz" Brown, are armed robbers, with Darren their up and coming apprentice, while Craig is a mid level drug dealer. Melbourne's Armed Robbery Squad is after specifically Pope, who is hiding out. But when the standoff between the Codys and the Armed Robbery Squad is brought up a notch

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Animal Kingdom
Genre : Crime, Drama, Thriller
Quality : BRRip
Released : 03 Juni 2010 (Australia)
Runtime : 110 menit
Starring : James Frecheville, Guy Pearce and Joel Edgerton
Additional Info : IMDB
Language : English
Subtitle : Indonesia
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Cara mendownload file di blog ini

Download Link:

Subtitle Indonesia

IDWS | 400 MB | MKV | Pass : vyokopilem

Mediafire | 863 MB | AVI

The Green Hornet (2011)

Image Hosted by ImageShack.us

Indonesian Version
Britt Reid (Seth Rogen) mungkin tak mengira bakal mewarisi sebuah tanggung jawab yang sangat berat dari mendiang ayahnya. Saat ayahnya meninggal, Britt menjadi pewaris perusahaan milik ayahnya yang bergerak di bidang pemberitaan. Sayangnya takdir mengatakan lain. Britt ditakdirkan menjadi seorang pembela kebenaran bernama Green Hornet.

Petualangan Britt berawal ketika ia berkenalan dengan Kato (Jay Chou), salah seorang karyawan mendiang ayahnya yang punya minat unik. Kato punya hobi membuat senjata ampuh yang nantinya bakal menjadi senjata duo Green Hornet dan Kato. Dengan berbekal senjata-senjata ini Green Hornet dan Kato memerangi ketidakadilan yang terjadi di sekitar mereka.

Dalam waktu singkat, dua pembasmi kejahatan ini jadi pembicaraan di mana-mana. Para penjahat gentar mendengar nama mereka sementara pihak kepolisian merasa 'terganggu' dengan munculnya dua orang bertopeng yang seolah mempermalukan mereka sebagai penegak hukum. Tugas membasmi kejahatan ini juga yang mempertemukan Green Hornet dan Kato dengan Benjamin Chudnofsky (Christoph Waltz), raja dunia kejahatan yang ternyata sedang merancang skenario untuk menghabisi duo ini selamanya

English Version
Playboy Britt Reid (Seth Rogen) becomes the new publisher of Los Angeles' "The Daily Sentinel" after the sudden death of his father. Britt's party life is about to change when he and his driver and kung fu expert, Kato (Jay Chou), stop a robbery. With the help of Kato, Britt starts a new career of fighting crime as the masked superhero "The Green Hornet".

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
The Green Hornet (2011)
Genre : Action, Comedy, Crime
Quality : R5
Released : 14 Januari 2011 (USA) 
Runtime : 119 menit
Starring : Seth Rogen, Jay Chou and Christoph Waltz
Additional Info : IMDB
Language : English
Subtitle : Indonesia | English
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Cara mendownload file di blog ini

Alternatif Download Link:

Jalur Cepat | 374 MB | MKV

Maknyos | 374 MB | MKV


Mediafire | 1,981 GB | AVI

Megaupload | 1,981 GB | AVI

Elite Squad 2

Image Hosted by ImageShack.us

Indonesian Version
"Elite Squad 2," film action Brasil pencampuran dengan intrik politik, telah menjadi film sepanjang masa di Brazil. Film sekuel pertama yang dirilis 2007 sukses besar, telah mengambil 60,5 juta dolar dalam penjualan tiket premier Brasil sejak tiga bulan lalu, topping 60,4 juta dolar "Avatar" mengantongi selama periode yang sama, seperti yang dilansir industri outlet B filme .

"Film ini telah meraih gelar box office terbesar dalam sejarah bioskop di Brasil, topping blockbuster 'Avatar' oleh James Cameron," para produsen dari film menyatakan di situs Web mereka. Peluncuran "Elite Squad 2" di Brasil bertepatan dengan operasi kehidupan nyata spektakuler oleh skuad polisi yang menyapu geng obat brutal keluar dari sarang kumuh di Rio de Janeiro.

English Version
The Brazilian most popular cinema character since "Retomada" comes back to screens. Now more mature, more strategic and more solidary, Colonel Nascimento gives BOPE structure and force. Gets the traffic away from lots of favelas. Denies the corrupt politicians to earn with traffic's "truce", only to discover that in the public security of Rio de Janeiro nothing is what it looks like and that the problem to be faced is not restringed to the traffic. The "hole" is lower.

The destiny of the city and of Nascimento intersect in "Elite Squad 2". Since intense researches, the director José Padilha and the writer Bráulio Mantovani constructed an actual history, based in real facts that mingle to the fake history of Nascimento, of his family and of his friends, to talk about Brazilian reality through cinema.
To face the challenge and present the publics a so surrounding history as "Elite Squad", Padilha and the producer Marcos Prado counted on almost the same team and cast from the first movie. An integrated team, which resumed hard and devotely the challenge to continue the saga and a character that marked Brazillian cinema forever.

In "Elite Squad 2", the system is reinvented and discovers how to gain money without the traffic intermediate. Following the way trodden by the system, the public accompanies Nascimento going out of the barrack's limits, revealing the connections between militia and Estate. And the discover's price is high. You don't know where the bullet is from.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Elite Squad a.k.a Tropa de Elite
Genre : Action, Crime, Drama
Quality : BDRip-XviD-ZMG
Released : 08 Oktober 2010 (Brazil)
Runtime : 116 menit
Starring : Wagner Moura, Irandhir Santos and André Ramiro
Additional Info : IMDB
Language : Portuguese
Subtitle : Indonesia
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Cara mendownload file di blog ini

Download Link:

Maknyos | 698 MB | AVI

Maknyos | 400 MB | MKV

Fileserve | 689 MB | AVI | DVDRip

Confessions

Image Hosted by ImageShack.us

Indonesia Version
Menonton ‘Confessions’ atau ’Kokuhaku - 告白’ adalah menonton film drama melodramatis. Nyaris disepanjang 106 menit durasinya kita akan menyaksikan banyak adegan slow-mo yang diiringi oleh serangkaian musik sebagai soundtrack, mulai dari Bach hingga Radiohead. Uniknya, selayaknya konsep yang diusung oleh musik video tadi, adegan tersebut berguna untuk mengantarkan narasinya. Akan tetapi jangan anggap remeh dulu. Justru dibalik itu, ‘Confessions’ adalah sebuah film yang cukup bernas dalam melantangkan esensinya: kronika balas dendam!


Yep, dari dahulu kala sampai saat ini, film-film yang bertema balas dendam memang selalu menarik untuk diangkat para sineas untuk menjadi bahan cerita mereka. Tentu saja banyak yang diceritakan secara tipikal, namun banyak juga yang mampu meramu menu lama dengan adonan baru. Terkadang bahkan ada juga yang berhasil menemukan formula baru dalam ceritanya. Lantas, apakah Tetsuya Nakashima (Kamikaze Girl) menawarkan sesuatu yang baru dalam ‘Confessions’ ini? Rasanya tidak. Akan tetapi jelas dia menawarkan dinamika twist-and-turn yang memikat untuk menarik perhatian kita.

Dalam 30 menit pertama, film mengenalkan Yuko Moriguchi (Takako Matsu, dari dorama terkenal Long Vacation), seorang guru SMP yang sedang berada dikelas terakhir yang akan diajarnya. Namun sebelum mengundurkan diri, ia panjang lebar memberi “kuliah’ soal pentingnya menghargai hidup kepada para muridnya. Kemudian pada akhirnya ia menyebutkan jika ada dua orang siswa dikelas tersebut, yang dilabelinya dengan ‘Siswa A’ dan ‘Siswa B’, bertanggung jawab atas kematian putrinya yang bernama Manami. Meski tidak menyebutkan nama tertentu, akan tetapi dengan berbagai karakteristik khusus yang disebutkannya, tentu saja gampang bagi siswa lain untuk mengenali identitas para tersangka. Sayangnya, hukum sulit menjangkau para tersangka, karena mereka masih dibawah umur. Namun dendam tetap harus dibalas. Oleh karenanya Yuko menyuntikkan darah yang mengandung virus HIV kedalam kotak susu yang diminum oleh kedua siswa tersebut.

Tanpa tedeng aling-aling, di 30 menit awal, film sepertinya sudah menemukan momentumnya. Lantas apa yang yang ditawarkan oleh sisa durasnya? The aftermath of course.  Selanjutnya film berjalan berdasarkan beberapa sudut pandang karakter yang terkait dengan permasalahan ini. Siswa A, Siswa B, siswa perempuan yang berhubungan dengan Siswa A, dan ibu Siswa B. Dari narasi yang disampaikan mereka, plot yang bertumpuk perlahan kemudian mulai menunjukkan rupa aslinya. Seperti kepingan puzzle yang muncul satu persatu dan mulai melengkapi gambar penuhnya. Dan seperti yang telah disebutkan diatas, semuanya mengalir dengan diiringi oleh visual gerak lambat yang ekstensif, seolah mencoba memaparkan skenario balas dendam Yuko yang pelik secara perlahan dan subtil.

Agak sulit juga untuk menyebutkan ‘Confessions’ sebagai sebuah social commentary karena plot yang sedikit melodramatis dan eksekusi yang terlalu stylish tadi menafikan realisme. Akan tetapi lebih sulit lagi untuk mengenyahkan kegalauan sehabis menyaksikan filmnya. Menawarkan sebuah problema yang cukup krusial: apa yang harus kita lakukan terhadap pembunuh yang berada dalam kisaran usia anak-anak? Idealnya adalah dengan menyerahkan mereka kepada pihak yang berwajib tentu saja. Namun bagaimana jika itu tidak cukup? Seseorang harus mengajarkan nilai dan makna menghargai kehidupan kepada anak-anak pongah itu. Bagaimana pun caranya. Demikian yang mungkin difikirkan oleh Yuko Moriguchi.

Sebagai orang tua yang kehilangan anak satu-satunya akibat pembunuhan tentu saja kesumat meraja dihatinya. Hasrat membalas dendam begitu membara dan bergejolak meminta pelampiasan. Di sisi lain ia adalah sosok guru, seorang pengayom kepada murid-muridnya, sosok muda yang belum begitu paham arti dan makna kehidupan. Apalagi pembunuh putrinya adalah siswanya sendiri. Sebuah keputusan sulit harus diambil Yuko dalam menghadapi anak-anak tersebut saat idealisme dan obsesi bersinggungan disatu titik. Takako Matsu berhasil menampilkan Yuko sebagai karakter yang dingin sekaligus rapuh secara bersamaan. Memberi warna abu-abu yang diperlukan bagi karakternya.

Tidak terbantahkan, ‘Confessions’ adalah film yang cerdas. Dengan gemilang merangka narasi yang melingkar-lingkar menjadi satu kesatuan utuh diujungnya. Pada akhirnya menjadi sebuah satir yang menggelisahkan tentang generasi muda masa kini yang begitu remeh memandang kehidupannya. Hanya saja menjadi masalah saat ambiguitas yang ditawarkan Tetsuya Nakashima dalam style filmnya bisa jadi menjemukan. Apakah ia ingin mengejar kesan puitis atau ingin membuat filmnya terlihat “keren” ala MTV? Bagi sebagian orang mungkin akan terasa berlebihan dan inkoheren terhadap plot secara keseluruhan.

‘Confessions’ adalah sebuah thriller-psikologis yang menantang. Dengan masuk kedalam daftar 9 besar untuk nominasi Best Foreign Languange di ajang Academy Awards ke 83 tentu saja membuat film ini juga terasa istimewa. Akan tetapi itu bukan alasan utama mengapa kita harus menonton film ini. Yang lebih penting, it’s a grimmy tale of revenge with calculative retribution’s plot, yang dipaparkan melalui narasi yang mengikat dan pada akhirnya berhasil memprovokasi denga urgensi yang ditawarkannya.

English Version
A psychological thriller of a grieving mother turned cold-blooded avenger with a twisty master plan to pay back those who were responsible for her daughter's death.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Confessions aka Kokuhaku - 告白
Genre : Drama, Crime
Quality : DVDRip
Released : 05 Juni 2010 (Jepang)
Runtime : 106 menit
Starring : Takako Matsu, Masaki Okada and Yoshino Kimura
Additional Info : IMDB
Language : Japanese
Subtitle : English
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Cara mendownload file di blog ini

Download Link:

Maknyos | 400 MB | MKV | Join file dg HJ Split

The Man From Nowhere

Image Hosted by ImageShack.us

Indonesian Version
Cha Tae-sik (Won Bin) adalah seorang agen khusus yang tengah dirundung kemalangan. Istrinya tewas terbunuh. Oleh karenanya ia kemudian mengundurkan diri dan menyepi disebuah apartemen kumuh dan miliki sebuah usaha pegadaian kecil. Ia berteman dengan seorang gadis cilik tetangganya yang bernama So-min (Kim Sae-ron). Meski Tae-sik menanggapi kehadiran So-min disekitarnya dengan dingin, namun jelas ia memberi perhatian lebih pada si gadis cilik. Bahkan saat So-min diculik oleh komplotan pedagang organ tubuh, Tae-sik yang sebenarnya tidak sangkut-pautnya dengan komplotan tersebut pun kemudian melakukan segala hal untuk menemukan So-min, sebelum semuanya terlambat!

Well, dibilang tidak ada sangkut pautnya mungkin kurang tepat juga yah, karena komplotan  penjahat itu menyadari kedekatan Tae-sik dengan si gadis cilik dan kemudian memeras Tae-sik untuk melakukan sesuatu demi kepentingan komplotan tersebut. Mungkin Tae-sik melakukan itu semua karena ia perduli dengan So-min. Sosok kecil  dan rapuh, namun harus sudah berhadapan dengan kerasnya dunia. Sang ibu sering berlaku kasar padanya dan So-min sering ditingal sendiri dan berkeliaran tanpa tujuan. So-min mungkin juga dapat merasakan jika Tae-sik adalah sosok yang  sama dengan dirinya, memendam getir dan hidup dalam kesendirian.

Tae-sik adalalah pria yang terputus dari dunia luar disekitarnya. Baik secara emosi maupun fisik. Dia hidup dalam kehidupannya sendiri. Ia bukan berasal dari bagian manapun di dunia ini. Dan mungkin itulah cangkang ranah amannya. Dengan itu ia bertahan hidup. Namun ternyata selalu ada anomali yang memberi chaos, bahkan pada sistem yang tak berstruktur sekalipun. Dan itu hadir dalam sosok kecil yang mungkin tidak signifikan.

Film dengan baik menggambarkan hubungan antara Tae-sik dan Soo-min. Meski mereka tidak mempunyai ikatan atau hubungan apa pun, namun dibalik sikap dingin Tae-sik, kita dapat merasakan kepeduliannya yang besar terhadap Soo-min. Kim Sae-ron, pemeran Soo-min pun dengan baik memainkan perannya sebagai anak kecil yang usil namun sebenarnya hidup dalam kesedihan dan mendambakan sosok ayah yang kemudian dapat ditemuinya pada Tae-sik. Tentu saja, seperti halnya kebanyakan film Korea Selatan, elemen melodrama disini bermain dengan porsi cukup besar dan mengandung adegan-adegan yang tujuannya untuk menghasilkan efek keharuan yang mendalam.

Tapi film lantas terlena pada hal ini saja dan melupakan porsi laganya. ‘The Man from Nowhere’ memberikan kekerasan pada tingkatan dimana darah dan gore mendominasi. Akan tetapi tidak lantas film melulu mengeskploitasi itu karena elaborasi adegan-adegan laga yang seru mendapat asupan yang cukup disini. Menaikan tensi ketegangan serta intensitas filmnya. Adegan laga favorit saya jelas terdapat di klimaks dimana Tae-sik harus menghadapi sejumlah  begundal sendirian dan kemudian ditutup dengan tarung satu-lawan-satu yang melibatkan villain asal Thailand yang diperankan oleh Thanayong Wongtrakul.

Terlepas dari itu, ‘The Man from Nowhere’ juga bermaksud menyentil beberapa isu sosial di dalam narasi yang diusungnya. Eksploitasi-pelecehan pada anak-anak, ketegantungan narkoba, human-trafficking, pembunuhan kasual, juga mafio serta premanisme. Menjadi latar belakang yang kuat untuk mendukung kisah yang menurut saya inti dari tema film secara keseluruhan: hubungan emosionil peternalistik antara dua sosok yang berbeda jauh secara karakter. Kita menjadi perduli dengan mereka dan mengikuti dengan cemas perjalanan nasib yang menentukan hidup mereka.

Tone gelap yang melingkupinya kemudian seolah menegaskan bahwa sistem sosial di masyarakat cenderung mnciptakan banyak monster yang justru mengancam anggota masyarakatnya. Akan tetapi pesan positif yang bisa kita perik adalah bahwa kita tetap harus menyimpan harapan bahwa ditengah kerasnya kehidupan masih ada kasih sayang diantara sesama manusia, dalam bentuk apa pun itu, yang datang dari orang yang tak kita duga-duga.

English Version
An ex-special agent CHA Tae-shik's only connection to the rest of the world is a little girl, So-mi, who lives nearby. Her mother, Hyo-jeong smuggles drugs from a drug trafficking organization and entrusts Tae-shik with the product, without letting him know. The traffickers find out about her smuggling and kidnap both Hyo-jeong and So-mi. The gang promises to release them if Tae-shik makes a delivery for them, however it actually is a larger plot to eliminate a rival drug ring leader. When Hyo-jeon's disemboweled body is discovered, Tae-shik realizes that So-mi's life may also be in danger. Tae-shik becomes enraged at the prospect that So-mi may already be dead and prepares for a battle, putting his own life at risk.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
The Man From Nowhere aka This Man Ajusshi
Genre : Action, Crime, Thriller
Released : 05 Agustus 2010 (Korea Selatan)
Runtime : 119 menit
Starring : Bin Won, Sae-ron Kim and Hyo-seo Kim
Additional Info : IMDB
Language : Korean
Subtitle : English | Indonesia
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Cara mendownload file di blog ini

Download Link:

Mediafire | 650 MB | MKV | Join file dg Hj Split
The Man From Nowhere.mkv.004
pass : mediafire4u.com